Memperkenalkan SDGs Kepada Anak-Anak Lereng Gunung Slamet

 

Siswa siswi MTs Pakis bersama Tim Berani Mengabdi mengkampanyekan SDGs dengan berfoto bersama sambil memegang poster. (Foto: Berani Mengabdi)

Pada Selasa (9/2/2021), team Berani Mengabdi mengunjungi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pakis yang berlokasi di Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 1 jam dari Purwokerto. Jalanan yang dilewati cukup sulit dan terjal, tetapi langsung terbayarkan dengan suasana alam di sana yang asri dan sejuk serta antusiasme dari anak-anak MTs Pakis. 

 

Selama di MTs Pakis, tim Berani Mengabdi memberikan 3 materi pembelajaran seperti mengenal cara mengolah desain grafis dan video editing, bagaimana cara ke luar negeri, dan bagaimana caranya menjadi influencer. Dari ketiga sesi materi tersebut terdapat sesi tanya jawab yang diikuti oleh murid-murid MTs Pakis dan setiap ada yang berani untuk bertanya atau mengimplementasikan materinya akan mendapatkan merchandise dari tim Berani Mengabdi. 

 

Tim Berani Mengabdi juga mengadakan sesi ice breaking pada murid-murid MTs Pakis, yaitu permainan tujuh dor dan pesan berbisik. Hal itu dilakukan untuk memacu semangat kembali dari murid-murid MTs Pakis. Anak-anak terlihat kembali ceria dan bersemangat setelah melakukan ice breaking.

 

Acara ditutup dengan pemberian sertifikat dan souvenir dari tim Berani Mengabdi kepada kepala sekolah MTs Pakis. Selain itu diadakan juga sesi foto bersama sambil memegang poster tentang Sustainable Development Goals (SGDs). Sambil menyuarakan tagline MTs Pakis yaitu “Mengispirasi, Mengedukasi, Menjelajah Negeri”, anak-anak sambil tersenyum melihat ke kamera. Kegiatan pengabdian di MTs Pakis ini sendiri juga bertujuan untuk mencapai goals dari point keempat SDGs yaitu Pendidikan Bermutu (Quality Education).

Foto: Bagus Kusuma/beranimengabdi

Dilansir dari sdg2030indonesia.org, Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. SDGs berisi 17 Tujuan dan 169 Target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030. 

 

17 tujuan dari SDGs sendiri yaitu:

  1. Menghapus kemiskinan
  2. Mengakhiri kelaparan
  3. Kesehatan yang baik dan kesejahteraan
  4. Pendidikan bermutu
  5. Kesetaraan gender
  6. Akses air bersih dan sanitasi
  7. Energi bersih dan terjangkau
  8. Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi
  9. Infrastruktur, industri, dan inovasi
  10. Mengurangi ketimpangan
  11. Kota dan komunitas yang berkelanjutan
  12. Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
  13. Penanganan perubahan iklim
  14. Menjaga ekosistem laut
  15. Menjaga ekosistem darat
  16. Perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang kuat
  17. Kemitraan untuk mencapai tujuan

 

Dalam kegiatan pengabdian ke MTs Pakis, tim Berani Mengabdi berhasil mencapai goals SDGs point keempat yaitu Pendidikan Bermutu (Quality Education). Quality Education berfokus untuk memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas setara, juga mendukung kesempatan belajar seumur hidup bagi semua. Seperti yang kita ketahui, pendidikan merupakan hal yang sangat penting. Pendidikan juga merupakan proses mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. Tidak hanya sebatas di sekolah atau universitas, tetapi pendidikan bisa kita dapatkan darimana saja dan menjadi wajib untuk di akses oleh seluruh kalangan.

Foto: Bagus Kusuma/beranimengabdi

Di Indonesia sendiri pendidikan masih agak tertinggal dibandingkan dengan negara lain dari segi kualitas dan fasilitas. Masih banyak sekolah di Indonesia yang kekurangan dalam segi fasilitas seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, atau lapangan olahraga. Selanjutnya dalam segi kualitas masih banyak yang harus diperbaiki termasuk tenaga pengajar dan seringnya berganti kurikulum tiap tahunnya. Banyak sekolah-sekolah di Indonesia terutama di daerah pedalaman belum memadai dari segi akses kualitas dan fasilitas.

 

Dengan adanya kondisi pendidikan di Indonesia yang masih kurang merata, perbedaan pendidikan di kota dan daerah pedalaman tersebut menjadi sangat jelas terlihat. Apalagi kondisi pandemi saat ini. Pendidikan merupakan salah satu yang terdampak besar. Sulitnya akses internet di daerah terpencil menjadi salah satu faktor penghambat pendidikan yang berkualitas.

 

Oleh karena itu, dengan adanya goals SDGs point keempat diharapkan semua kalangan mendapatkan akses pendidikan yang baik dan bermutu agar tercipta target meningkatnya kualitas pendidikan di tahun 2030.

Foto: Bagus Kusuma/beranimengabdi

Penulis: Zumarliza Wiyanti Asra

Editor: Arini Nuranisa

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Open chat
Ada Pertanyaan?
Haloo 👋
Ada yang bisa kami bantu?